Penghasilan dari YouTube Menolong Saya dari Masalah Ekonomi

Sebelum membahas lebih jauh tentang penghasilan dari YouTube, saya hendak bercerita mengenai masalah ekonomi yang saya alami dalam waktu yang terbilang cukup lama. Seingat saya, sejak kerjasama dengan salah satu agregator terhenti, akhirnya saya seperti orang yang bingung dan perlahan kondisi saya semakin buruk dari segi ekonomi.


Usaha saya di toko offline dan toko online terus mengalami penurunan, bahkan hingga tulisan ini saya buat pun masih terjadi. Modal usaha mulai terkikis karena kebutuhan hidup yang sangat mendadak dan mau tak mau akhirnya harus merelakannya. Kerjasama dengan para reseller juga terhenti karena sebagian dari mereka berhenti jualan, sebagian lain membeli di agen marketplace dan sebagian lain meninggalkan masalah untuk saya karena utang.

Kondisi ini juga ditambah dengan penghasilan dari usaha online yang tidak jua menunjukkan hasil sepadan. Dengan sekian banyak blog yang saya punya, memang ada penghasilan yang masuk tapi belum layak. Kadang saya gajian 2 bulan sekali, kadang 3 bulan sekali dan hasilnya tidak akan cukup untuk kehidupan saya. Yakin banget, sebagian besar orang yang ada di posisi saya pasti tidak akan bertahan dan memilih untuk meninggalkan semua ini.

Tapi saya bukanlah orang yang menangisi keadaan dan enggan bergerak untuk memperbaiki kehidupan ini. Selama masa kesulitan itu, saya juga terus belajar cara mendapatkan uang, fokusnya di internet.

Saya sempat mencoba peruntungan di salah satu aplikasi luar negeri, gajian satu kali dan akhirnya terhenti. Lalu saya fokus belajar membangun channel YouTube dengan konten yang menarik, belajar untuk membuat video yang sesuai dengan peraturan, dan tanpa terasa hampir 1 tahun saya mempelajarinya hingga akhirnya sedikit banyak bisa menemukan caranya.

Setelah sekian lama mencoba peruntungan di YouTube, akhirnya saya bisa menghasilkan uang dan nominalnya lumayan banyak bagi saya yang sebelumnya menjalani periode gajian 2 bulan sekali. Gajian pertama dari YouTube cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup saya yang terbilang cukup menyedihkan di waktu sebelumnya.

Dengan penghasilan yang saya dapatkan dari youtube, akhirnya saya bisa berobat ke dokter karena saya memiliki masalah kesehatan tapi belum bisa berobat karena tidak punya KIS dan bahkan BPJS. Setelah masalah kesehatan saya selesai, uang sisa dari penghasilan adsense YouTube itu bisa saya gunakan untuk melunasi hutang yang terus menumpuk, berbagi rejeki dengan saudara-saudara saya, membayar iuran ini itu, menabung dan lain sebagainya.

Sebelumnya saya benar-benar minder bisa menghasilkan dari YouTube karena kemampuan yang minim, bahkan saya beberapa kali direndahkan dan diremehkan oleh teman. Mereka bahkan mengatakan bahwa saya tidak akan sukses di YouTube karena kondisi saya yang serba minim. Tapi, hal itu tidak membuat saya mundur dan malah menambah semangat untuk membuktikan bahwa saya mampu.

Saya selalu yakin bahwa ketika saya mau berusaha dan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan, maka akan selalu ada jalan untuk tujuan saya. Setelah berkali-kali gagal membuat video yang menarik, dimaki-maki karena video yang buruk, ditolak berkali-kali ketika mencoba daftar YPP, menunggu sekian bulan untuk bisa gajian, akhirnya semua terobati dengan hasil yang lumayan dan cukup untuk memberesi kondisi ekonomi yang sebelumnya sangat goyah dan hampir ambruk.

Untuk kamu yang tengah mencoba peruntungan, entah di YouTube, blog, aplikasi, media sosial, marketplace, bisnis offline dan lain sebagainya. Jika kamu belum berhasil, jangan pernah menyerah karena kita tidak tahu kapan Tuhan akan memberikan jalannya untuk keberhasilan kita. Yakinlah bahwa kita mampu dan pasti bisa. Jika orang lain meremehkan kita, jangan marah, jadikan sebagai penyemangat dan dorongan kuat agar kita bisa membuktikan bahwa kita mampu.

Wirausahakan Updated at: 5:07 AM

0 komentar:

Post a Comment