Benarkah Dropshipper Adalah Hama Marketplace Online?

Mau bisnis tapi gak punya modal? Main dropship aja! Cuma modal foto terus promosi di media online dan bisa dapat pembeli tanpa harus punya stok barang dulu. Mudah bukan mencari uang dengan dagang di internet? Namun itu hanya kata-kata yang rayuan saja, nyatanya gak ada yang mudah di dunia ini, semua ada masalahnya sendiri.


Percaya atau tidak, saat ini ada banyak sekali dropshipper di marketplace Indonesia. Mereka menawarkan produknya dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh, misalnya saja harga HP A di toko utamanya Rp 1 juta, maka di lapaknya dropshipper paling sekitar Rp 1.020.000, 00, artinya mereka numpangin untung 20 ribu aja.

Sayangnya dengan banyaknya dropshipper yang ada di marketplace malah membuat pelanggan jadi ragu untuk membelinya. Tak sedikit pula dari pembeli dan penjual (asli) yang menganggap bahwa dropshipper adalah hama di toko online Indonesia.

Beberapa alasan kenapa dropshipper dianggap sebagai hama marketplace diantaranya adalah :
  1. Jualan produk gak punya stok
  2. Asal saja dalam memberikan deskripsi barang
  3. Menjual barang yang tidak sesuai dengan yang ada di foto
  4. Tak jarang menghancurkan harga pasaran
  5. Stok dagangannya banyak banget (modal spam produk)
  6. Tidak punya etika pedagang
  7. Tidak bertanggung jawab dengan keluhan pembeli
Dan masih banyak lagi alasan kenapa banyak orang menganggap para dropshipper sebagai hama marketplace.

Sebenarnya para pelaku dropship juga orang-orang kreatif yang perlu kita contoh, mereka minim modal namun tetap bisa jualan dengan menawarkan produk orang lain. Sayangnya sebagian pelaku berbuat nakal hanya demi keuntungan semata sehingga membuat banyak pembeli kecewa, hasilnya juga berdampak pada pedagang lainnya.

Jika anda seorang dropshipper, tentunya anda akan marah jika dikatakan sebagai hama marketplace, namun anda juga harus menghargai kekecewaan orang lain atas aksi nakal para dropshipper lain yang hanya mencari keuntugan semata. Bisnis online penuh dengan trick, hati-hati di dalamnya!

Wirausahakan Updated at: 10:51 PM

0 komentar:

Post a Comment