Jika Ingin Membuka Usaha Dari 0, Mulailah Sebelum Menikah!

Ada pepatah yang mengatakan "berakit-rakit kehulu, berenang-renang ketepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian", dan saya benar-benar menggunakan pepatah yang satu ini.


Saya selalu memiliki pemikiran dan target jangka panjang dalam hidup, untuk itulah saya rela meninggalkan ijazah saya dan memilih menjadi "orang biasa" untuk memulai perjalanan bisnis saya. Pada saat ini mungkin saya sudah agak enak posisinya, punya penghasilan yang tidak kalah dengan para pegawai di dalam kantor sana, Alhamdulillah.

Namun tahukah anda bahwa saya memulainya dari 0, benar-benar 0 dan itu sangat menyakitkan bagi saya di masa dulu dimana saya adalah seorang anak muda dengan banyak mimpi yang kurang modal. Saya harus jualan di pinggir jalan, keliling menjajakan dagangan door to door, menawarkan melalui inbox FB, BBM, dan lain sebagainya yang tak jarang saya mendapat penolakan yang cukup menyakitkan.

Saya tahu dan sudah merasakan betapa beratnya kehidupan dunia usaha ini, maka dari itu saya selalu menyarankan teman-teman yang punya keinginan untuk berbisnis, agar mereka memulainya dari sekarang (di saat belum berkeluarga).

Alasan saya memberikan masukan seperti itu, karena beberapa alasan yang menurut saya cukup penting, diantaranya adalah :
  1. Latihan menjadi seorang kepala keluarga yang bertanggung jawab, hal ini penting karena ketika anda sebagai seorang lelaki dan belum pernah merasakan pahitnya hidup lalu menikah, bukan tidak mungkin masalah ekonomi akan membelenggu anda yang kurang siap.
  2. Menghilangkan gengsi anak muda, yah saya mengalami hal itu bahkan sampai saat ini. Saya tidak malu jualan di pinggir jalan, karena itu halal dan itu adalah latihan mental yang sesungguhnya.
  3. Pasangan anda belum tentu menerima "orang baru" di dunia bisnis. Teman saya mengalami hal ini, setelah menikah, dia keluar kerja dan mulai usaha, hasilnya? Istrinya jengkel dan terjadi keributan di dalam keluarganya karena sang istri malu melihat suaminya jualan di pinggir jalan.
  4. Semua orang butuh membangun! Jika anda memulainya sekarang, lalu anda gagal, maka anda punya ilmu, pengalaman, dan kepercayaan dari orang lain dalam dunia bisnis.
  5. Mempersiapkan aset berharga! Bagi saya pribadi, bisnis adalah investasi sesungguhnya, dan itu yang sedang saya kejar saat ini. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.
Jika anda adalah seorang pemuda, atau bahkan pemudi yang saat ini punya keinginan membuka usaha namun belum yakin, dan malah ingin nikah dulu. Hmm, ada baiknya anda memulai sekarang, mulai dari yang kecil, mulai dari yang pahit, dan mulailah sekarang juga!

Wirausahakan Updated at: 8:16 PM

0 komentar:

Post a Comment