Pengalaman Saya dalam Budidaya Ikan Gurami & Lele

Pengalaman membudidayakan ikan gurami dan ikan lele merupakan salah satu pengalaman bisnis yang tak terlupakan, bukan karena untung besar namun karena bisa dibilang gagal total dan membuat saya rugi banyak. Saya sempat trauma dengan yang namanya budidaya ikan air tawar karena saya tidak terlalu mahir dalam menanganinya, namun seiring berjalannya waktu malah membuat saya ketagihan ingin mencobanya lagi.

Pengalaman budidaya ikan gurami
Berawal dari tetangga yang sukses dengan budidaya ikan gurami, saya jadi tertarik mencoba bisnis perikanan air tawar yang satu ini. Kala itu tetangga saya punya kolam dengan ikan gurami yang besar-besar, lalu ada pula kolam terpal yang digunakan untuk menetaskan telur ikan gurami, bibit ikan gurami, dan berbagai jenis ikan gurami yang saat itu memiliki harga jual yang cukup tinggi. Katanya dalam satu hari dia bisa mendapatkan keuntungan hingga 200 ribu hanya dengan menjual telur ikan gurami yang ada di kolam pemijahan miliknya, belum lagi ikan gurami dengan ukuran lainnya, wow.

sumber gambar : widayagurami.blogspot.com
Saya mencoba budidaya itu mulai dari menetaskan telur, lalu membesarkan bibit ikan gurami yang seukuran korek, dan membesarkan ikan gurami yang seukuran bungkus rokok. Dan hasilnya hampir semua ikan gurami saya mati, modal jutaan yang saya keluarkan lenyap hehehe.

Pengalaman budidaya ikan lele
Katanya memelihara ikan lele itu mudah, perhitungannya dalam 3 bulan saja sudah panen dengan perhitungan keuntungan mencapai 3x lipat. Tentu saja saya tergiur untuk mencobanya, dan saya menggelontorkan modal pas-pasan untuk membeli terpal, membuat kolam, dan membeli benih lele yang masih kecil.

3 bulan berselang, lele yang tadinya 1500 ekor hanya tersisa 600 ekor, ada yang ukurannya sebesar paha orang dewasa, ada pula yang ukurannya tetap dan tak mau tumbuh lagi. Ternyata lele yang besar menjadi kanibal dan memakan lele yang kecil, dan apesnya lagi pas panen dan dijual ke pembeli, eh harganya turun drastis. Bukannya untung atau balik modal, ini malah rugi setengah modal, hadeh tepuk jidat deh.


Saya sempat kecewa dan putus asa, ah mungkin saya memang tidak cocok dengan bisnis perikanan yang menurut saya cukup sulit dalam menanganinya. Namun setelah beberapa waktu saya mengikuti program pembelajaran perikanan dan membaca banyak informasi, nyatanya dulu saya salah dalam membudidayakan ikan.

Kesalahan yang saya lakukan kala memelihara ikan gurami karena kurangnya perawatan dan musim yang salah, ternyata para petani ikan tidak membudidayakan ikan gurami pada musim dingin karena rentan dengan kematian ikan yang masih kecil. Pada waktu membudidayakan ikan lele, kesalahan saya karena terlalu banyak memasukan ikan ke dalam kolam dan tidak menyaring ikan yang pertumbuhannya terlalu cepat sehingga terjadilah kenibalisme yang sangat merugikan.

Mungkin suatu saat nanti saya akan mencoba bisnis budidaya ikan lagi, namun sepertinya saya ingin memelihara yang sudah agak besar saja karena lebih tahan terhadap alam dan tingkat kematiannya lebih kecil serta lebih cepat tumbuh.

Wirausahakan Updated at: 2:17 AM

0 komentar:

Post a Comment