Analisa Penyebab Toko Grosir Sembako Ditinggalkan Pelanggan Setia

Ada banyak sekali kasus dimana bisnis yang awalnya berkembang pesat hingga sukses dan tiba-tiba saja terpuruk dan bangkrut? Jangan memikirkan hal yang berbau mistis dulu karena kita manusia yang diberi akal oleh Tuhan, gunakan akal itu untuk menganalisa penyebab terpuruknya suatu bisnis.

ilustrasi via businessnthings.com

Pengalaman saya pribadi : Tahun 2011 saya menjadi langganan di salah satu toko grosir yang menyediakan kebutuhan pokok, saat itu saya memang sedang merintis bisnis warung kelontong di rumah. Toko milik pengusaha China itu cukup besar, barangnya lengkap, harganya murah, pelayanannya lumayan baik meski terkadang agak galak :P

Saya rutin belanja di toko itu selama beberapa tahun hingga warung saya cukup mapan dan hasilnya memuaskan. Sampai di tahun 2014 saya memulai bisnis lain dan warung itu saya serahkan kepada orang rumah.

Hampir 3 tahun saya jarang sekali datang ke toko langganan saya itu, hingga di tahun 2017 ini saya mendengar kabar bahwa toko itu sudah sangat sepi dan ditinggalkan pelanggan setianya. Sungguh berita yang cukup mengherankan karena dulu toko itu menjadi salah satu pilihan untuk berbelanja.

Setelah saya tanya-tanya dan menganalisa keadaannya, ternyata ada beberapa hal yang menyebabkan toko yang sukses itu terpuruk, diantaranya :

1. Hilangnya salah satu produk unggulan
Ketika bosnya masih hidup, toko itu punya stok tembakau yang sangat banyak dan menjadi tujuan orang untuk membeli tembakau berkualitas. Ada banyak sekali produk berbau tembakau dan rokok di toko itu, namun setelah bosnya meninggal, stok tembakau yang dijual alakadarnya saja dan menyebabkan pelanggan setia mulai meninggalkan toko itu.

2. Sistem modern yang kurang tepat
Anak pemilik toko adalah sarjana, mereka semua punya pekerjaan sendiri dan toko itu tak punya penerusnya sementara sang pemilik sudah mula tua. Tahun 2013 silam, pemilik sempat memasang sistem komputerisasi untuk kasir dan memasang cctv demi keamanan, namun karena tidak ada yang menjalankan dengan baik akhirnya itu hanya menjadi pengeluaran yang sia-sia saja dan tidak terlalu berfungsi.

3. Pelayanan yang semakin buruk
Pelayan toko yang punya kualitas baik mulai meninggalkan toko dan pindah tempat kerja yang gajinya lebih tinggi, hal ini membuat pelayan yang ada selalu berganti-ganti. Mereka belum punya pengalaman sebaik yang dulu dan menyebabkan pelayanan kurang maksimal di toko itu.

4. Kalah saing
Selama 5 tahun terakhir, bisnis terus berkembang dan persaingan semakin ketat. Saya melihat toko itu tidak mengalami perubahan yang signifikan, padahal ada banyak pesaing yang memberikan promo dan harga yang lebih murah dan produk yang lebih lengkap kepada pelanggannya.

5. Hubungan yang kurang baik dengan pelanggan
Pelanggan adalah raja, kalau tersinggung sedikit saja maka mereka akan meninggalkan toko. Yah memang dalam dunia perdagangan ada masa yang sulit dimana masalah antara penjual dan pembeli tak bisa terelakkan, saya juga mengalaminya dan cukup membuat saya enggan ke tempat itu lagi.

Bisnis apapun yang anda jalankan saat ini, sesukses apapun bisnis yang anda punya, anda harus tetap berhati-hati dan mawas diri karena persaingan dagang semakin ketat, sudah banyak korban yang mengalami kebangkrutan mendadak karena bisnisnya kalah saing.

Wirausahakan Updated at: 1:07 AM

0 komentar:

Post a Comment