Bisnis Halal dan Berkah, Betapa Sulitnya Saat Ini Mendapatkannya!

Benarkah saat ini kita kesulitan dalam mendapatkan harta yang halal dan berkah? Saya rasa iya! Kenapa saya mengatakan begitu, karena saya mengalaminya sendiri. Entahlah, semoga hanya saya yang mengalaminya dan anda tidak.


Dari beberapa pengalaman saya, banyak para pengusaha yang terkadang melupakan arti dalam mencari harta yang halal dan berkah, ada yang masih memakai perdukunan, saya sangat miris dengan mereka ini. Andaikan mereka memakai jasa dukun berarti mereka telah menduakan Allah SWT, hati-hati dengan cara yang satu ini, ingat balasan orang musyrik ada di neraka.

Selain pemakai jasa dukun, masih ada lagi yang memakai cara curang dengan menipu, membohongi, bahkan tak jarang mencuri harta pembelinya. Mereka terkadang melupakn kelanjutan dari sebuah bisnis yang bisa menyambung tali silaturahmi dengan sesama manusia.

Belum lagi harta yang ada hubungannya riba, harta yang belum disedekahkan, harta yang membawa keburukan, dan harta yang terkadang membuat pemiliknya sengsara. Pernahkah anda mendapat uang 1 juta, namun bukannya senang dan bahagia, malah uang itu membawa petaka dan menambah masalah anda? Hati-hati pula dengan harta ini, bisa jadi harta itu bukan rejeki untuk anda, namun sebuah cobaan.

Kalau kita mengikuti syariat Islam, bisnis yang halal sudah banyak dibahas dalam Al-Qur'an, Hadist, dan berbagai kitab yang membahas tentang jual-beli dan perniagaan yang benar. Namun nyatanya kita hidup di negara Indonesia, mau tidak mau kita harus mengikuti aturan yang ada di Indonesia, yah ada pajak, ada bank, ada pegadaian, ada investasi, ada ini ada itu (anda paham lah apa yang saya maksud).

Terkadang saya iri melihat pedagang keliling, misalnya saja kakek tua yang menjual es, dia memikul dagangannya memutari jalanan kota, entah berapa keuntungan yang dia dapatkan, namun dia malah terhindar dari berbagai peluang mendapat harta yang haram. Tak lupa pula para petani yang mencangkul sawah, tanya deh sama mereka berapa pendapatannya, walau kecil namun nyatanya mereka masih bisa menghidupi keluarganya yang terkadang banyak. Ayah saya sendiri adalah seorang petani yang menggarap sawah yang tak terlalu lebar, namun keluarga kami hampir tak pernah mengalami kelaparan karena kekurangan makanan, bayangkan dengan orang kaya di luar sana yang terkadang bahkan untuk makan harus memakai infus, harus disuapi, dan tak bisa menikmati enaknya nasi dan sayur.

Bagi saya pribadi, mencari harta yang halal itu memang sangat sulit dengan keadaan saat ini, namun ada sebuah perjuangan yang sangat saya nikmati ketika saya mendapatkan harta yang halal berapapun jumlahnya.

Wirausahakan Updated at: 8:26 PM

1 komentar:

  1. Ijin share gan... Bagi kalian yg ingin uang tambahan untuk kebutuhan hidup / daripada nganggur di rumah. Bisa lansung ikut bisnis online yaitu bisnis PTC. Disini tugas kalian hanyalah melihat iklan / sponsor milik orang lain, setelah melihat iklan tersebut kalian pun dibayar.Mudah bukan cara kerjanya?,lumayankan bisa jadi usaha / penghasilan sampingan kalian (Pendaftaran 100% GRATIS). Info lebih lanjut bisa langsung di http://adf.ly/1mE5hQ

    (Ingat!!, kunci sukses bukan didapat secara instan tapi dengan kesabaran & usaha anda

    ReplyDelete