Kamu yang Berjiwa Bisnis Jangan Bergantung Pada Orang Lain

Saya mau cerita dulu mengenai pengalaman saya beberapa waktu terakhir ini karena hal tersebut juga berpengaruh dengan agak terbengkalainya blog saya ini sehingga beberapa komentar ada yang tidak saya tanggapi, bahkan telat dipublikasikan. Mohon maaf karena kesibukan saya yang benar-benar menumpuk dan hampir tak terkendali.


Sebelumnya saya dagang di toko sembari ngeblog dan berbagi pengalaman tentang dunia bisnis, ada enaknya ada susahnya juga. Namun ada sebuah tawaran bisnis yang cukup menggiurkan karena hasilnya lebih besar ketimbang hasil dari bisnis yang saya jalani.

Melihat peluang bisnis yang lumayan, tentu saja saya tertarik dan akhirnya belajar untuk mencobanya!

Satu dua kali saya coba gagal, hingga ratusan kali akhirnya mulai paham dan bisa jalan lancar. Namun nyatanya sistem bisnis yang saya ikuti terus saja mengalami perubahan dari sononya, nah saya sebagai bawahan tentu harus mengikuti alurnya.

Selama saya mengikuti bisnis tersebut, rasanya sudah ada 4 kali perubahan sistem mulai dari pembayaran yang dikurangi, dirubah kemudian balik lagi dan balik lagi hingga yang terakhir benar-benar mulai membuat saya tidak semangat.

Setelah saya sadari ternyata itu adalah cobaan yang membuat saya tidak fokus dengan bisnis sebelumnya yang seharusnya saya teruskan dan kembangkan. Karena bisnis baru yang bisa menghasilkan dengan cepat tersebut, akhirnya saya lalai dan mulai terpuruk sana-sini.

Dagangan tidak terkendali, promosi berkurang tajam, pelayanan menurun drastis, bahkan saya mulai kehilangan semangat usaha. Semua itu karena godaan uang instan yang saya coba hingga akhirnya bisnis yang sudah dibangun beberapa waktu malah mulai dikesampingkan.

Namun dengan berubahnya sistem dan minimnya pembayaran akhirnya membuat saya sadar, jiwa saya memang harus usaha sendiri dan mandiri karena jika mengikuti orang dan bergantung pada uangnya maka saya harus sering mengalami kekecewaan karena mau tak mau saya harus mengikuti sistem mereka yang seenaknya sendiri berubah.

Untuk kamu yang masih belum bisa mendapatkan hasil yang maksimal dari bisnis, kamu sungguh tak sendiri karena saya juga mengalami dan masih banyak yang lebih buruk. Jika kamu kuat, jangan tergoda untuk bekerja atau mengikuti bisnis lain seperti yang saya lakukan karena hal tersebut bisa berdampak pada bisnis kamu sendiri.

Bangunlah bisnismu sendiri dan kamu akan merasakan kenikmatan dalam perjuangan bisnis yang takkan bisa kamu dapatkan jika belum mencobanya.

Wirausahakan Updated at: 7:09 PM

2 komentar:

  1. Assalamu'alaikum pak, terimakasih byk tlh menulis blog ini, krna sgt membantu kami dlm mjlnkn usaha. Lgsung sja saat ini lg musim hujan n rencana sya mau buka/ mulai usaha penyewaan jas hujan & sandal di PT tempat sy bekerja. Adapun kendala yg mungkin akn sy alami adl rusaknya jas hujan, jas hujan tdk dikembalikan dll.
    Sy minta sarannya pak, apa yg sebaiknya sy lakukan agar tdk terkena resiko tsb. Apkh si penyewa hrs memberi jaminan sprti ktp/ id card atau seperti apa. Mohon pencerahannya pak. Terima kasih banyak sbelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. wa'alaikum salam
      wah ini sistem bisnis yang baru saya dengar malah gan, sepertinya prospek yah ke depannya kalo masalah sewa menyewa.
      untuk masalah jas hujan rusak, mungkin agan bisa mengakali dengan jenis jas hujan karet tebal yang gak gampang sobek dan rembes, untuk jas hujan gak kembali itu yang harus dicari solusinya, mungkin bisa dengan pendataan atau gimana gitu biar asetnya aman.
      good luck gan!

      Delete